Blog

  • Home
  • Teknologi dan Swasembada Pertanian

Teknologi dan Swasembada Pertanian

Andi Nurkholis, S.Kom M.Kom (Ketua Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia 

Perkembangan pesat dari teknologi telah meluas ke berbagai aspek kehidupan. Salah satu aspek kehidupan yang dapat ditingkatkan menjadi lebih baik adalah pertanian. Pertanian memiliki peran strategis dalam sebuah negara, dengan swasembada pangan menjadi tujuan utama yang hendak dicapai.

Realitanya, sampai saat ini masih banyak komoditas pertanian di Indonesia yang bergantung dari negara lain. Dengan kata lain, belum mencapai swasembada.

Hal tersebut tentu saja merupakan hal yang sangat miris. Sebab, Indonesia terkenal dengan sebutan negrara agraris (penduduk mayoritas bermata pencarian di bidang pertanian).

Penurunan minat generasi muda terhadap sektor pertanian disinyalir menjadi permasalahan sekaligus tantangan bagi Indonesia dalam hal kedaulatan pangan, di mana kebutuhan suplai pangan justru akan terus meningkat setiap tahunnya.

Di sisi lain, penerapan teknologi di berbagai bidang telah banyak dilakukan, begitu juga dalam bidang pertanian. Namun, penerapan yang telah dilakukan oleh pemerintah dirasa masih belum maksimal dan belum menjangkau secara keseluruhan.

Hal tersebut dibuktikan dengan masih banyaknya penggunaan lahan yang kurang sesuai. Hal ini secara tidak langsung pertanian yang dikembangkan juga tidak optimal.

Sebagai dampak, hasil pertanian yang diperoleh pun tidak optimal, yakni secara kuantitas yang ditargetkan tidak dapat dicapai atau bahkan jauh di bawah.

Hal ini merupakan sebuah kerugian bagi petani-petani yang telah bersusah payah yang akhirnya berdampak bagi kebutuhan masyarakat yang tidak dapat terpenuhi.

Ketidakoptimalan tersebut seharusnya dapat diminimalkan dengan memberikan pengetahuan bagi pemangku kepentingan terkait, yakni petani dalam pengelolaan lahan pertanian yang baik.

Salah satu teknologi yang dapat memberikan peningkatan dalam hal pengetahuan pertanian adalah arahan terhadap penggunaan lahan. Penggunaan lahan yang sesuai akan memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil yang diperoleh sehingga akan mampu mencapai target.

Ketika target tercapai, seiring berjalannya waktu, swasembada pertanian juga dapat digenggam. Sebagai penutup, sumber daya alam yang kaya akan lebih optimal jika dikelola oleh sumber daya manusia yang juga andal. [Andi Nurkholis, S. Kom M.Kom (Ketua Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia]